Sebagai orang yang sudah dibaptis, tugas utamanya adalah ikut mewartakan Injil, kita menjadi bagian anggota Gereja juga terpanggil untuk memberitakan membantu sesama tanpa pilih kasih. Kitab Injil menceritakan pekerjaan yang dilakukan Yesus adalah teladan bagi kita sebagai pengikut-Nya.

Dalam injil Matius sering mengingatkan pembacanya untuk dapat mengaplikasikan dalam kehidupan umat beriman pada umumnya. Teks Matius 9:35-38 sebagai penutup (transisi) yang mulai pada Mat.4:23. Dalam seluruh bagian penutup ini Matius memperkenalkan Yesus sebagai Mesias yang berkuasa dalam perkataan dan tindakan. Penutup Matius 9:35-38 ini berperan sekaligus sebagai pembuka bab 10 kisah penetapan dua belas murid misionaris dan wejangan Yesus mengenai misi. Yesus berbelas kasih kepada mereka seperti domba-domba tanpa gembala. Ia meminta murid-murid-Nya berdoa agar dikirim lebih banyak pekerja menuai panenan yang berlimpah

Butir Permenungan/Refleksi

  1. Yesus berbelas kasih kepada orang banyak
    Perutusan kedua belas rasul ditujukan kepada umat Allah yang telantar, tercerai dan akan punah bila tanpa gembala-gembala yang baik.
  2. Tuaian banyak tetapi pekerja sedikit
    Pengikut-pengikut Yesus diajak berdoa kepada Allah agar diberi cukup pekerja untuk tuaian di tengah umat yang terlantar agar memperoleh panenan.
  3. Murid-murid dipanggil dan di utus
    Para utusan telah disiapkan selama menyaksikan pemberitaan, pengajaran,dan karya penyembuhan Yesus juga diberi kuasa dan diberdayakan agar dapat menghadirkan pemerintahan Allah secara nyata di tengah bangsa yang terlantar
  4. Pelayanan harus dilakukan dengan cuma-cuma
    Pelayanan bukan mencari keuntungan, bukan demi popularitas, melainkan ungkapan kasih dan syukur kepada Allah, dan harus percaya bahwa Tuhan akan memelihara dan menyediakan semua keperluan melalui tangan jemaat yang menerima pemberitaannya bersama tanda-tanda damai sejahtera Kerajaan Allah yang dilakukan

Unduh file Go-KiL Juni 2026